Chairul
Tanjung Seorang Pengusaha Sukses
siapakah yang tak kenal dengan Chairul Tanjung? ya, chairul tanjung merupakan
seorang Pengusaha
Sukses. Namun beliau tak segan untuk membagi rahasia
kesuksesannya tersebut. Ujar Beliau hanya satu syarat untuk menuju sukses.
Kunci utamanya adalah membayar hari esok dengan harga sekarang. Itu
bararti bahwa, seorang pengusaha harus mampu memprediksi setepat mungkin
mengenai tren yang akan melejit pada masa yg akan
datang.
Lalu Bos CT Corp ini memberikan seseorang sebagai contoh yaitu pemilik Perusahaan air mineral Aqua, Tirto Utomo.
” Pada tahun 70-an, tidak ada yang memperjualbelikan air minum. Kemudian saat itu ia mempunyai keyakinan bahwa akan ada sistem memperjualbelikan air minum di masa kedepan. Tirto Utomo pun menjual air minum lebih mahal dari bensin. Pada hari tersebut orang-orang berfikir bahwa ia adalah orang gila. Akan tetapi buktinya , sekarang saja saat membeli air mineral sering menyebut Aqua walaupun merknya berbeda.” Ujarnya.
Oleh sebab itu, Chairul Tanjung yang masuk dalam deretan orang terkaya di Indonesia tahun 2012 versi Forbes ini menyatakan bahwa jika melihat ekonomi masyarakat Indonesia yang pendapatan perkapitanya hingga US$ 10 ribu, Beliau yakin kehidupan masyarakat akan berbeda jauh dengan sebelumnya, terutama terletak pada gaya hidupnya. Untuk itu seorang wirausaha harus dapat memprediksi dengan tepat dan akurat tentang perubahan-perubahan yang terjadi , agar dengan mudah bisa menjalani bisnis yang telah ditentukan sebelumnya.
“Jadi esok jangan jual beras, nanti orang akan makin kaya, makan beras kurang,sebab takut bertambah berat badan, semakin cepat mati, akan tetapi jual lah daging sebab konsumsinya akan bertambah,” candanya.
sumber : kisahsukses.com
Kisah Sukses Wirausaha Jamur Kriuk
Fatoni adalah seorang contoh wirausaha sukses yang menekuni bisnis jamur kriuk. Mungkin anda masih memandang sebelah tangan makanan yang satu ini. Namun, makanan Jamur kriuk ini mampu mendatangkan limpahan rupiah buat Fatoni. Sebelum sukses membangun bisnis waralaba Jamur Kriuk, Fatoni telah gagal membangun bisnis konstruksi dan penerbitan. Bahkan ia pernah merasakan pahitnya menjadi pengangguran walaupun sudah mencoba mencari pekerjaan di Jakarta. Tapi pintu sukses bagi Fatoni terbuka usai memperistri gadis idamannya, Lita Desita Permatasari.
Menjadi wirausaha sukses adalah cita-cita Fatoni. Pemilik CV Manggala Karya Abadi (MKA) di Purwokerto, Jawa Tengah, ini sejak kecil sudah mendambakan memiliki usaha yang bisa mempekerjakan orang lain.
Demi mengejar cita-cita ini, saat masih duduk di bangku SMA, Fatoni juga tak sungkan berjualan beras. Ketika itu, untuk melanjutkan sekolah, Fatoni harus indekos di Cilacap. Lantaran kiriman dari orangtua juga pas - pasan. Fatoni pun berjualan beras agar dapat membayar ongkos indekos. "Pelanggan saya adalah para tetangga kos," kata wirausaha waralaba Jamur Kriuk ini.
Tapi usaha itu tidaklah lama, Fatoni terpaksa gulung tikar karena ditipu teman kosnya sendiri hingga modal dagangnya pun melayang. "Berasnya diambil namun tidak dibayar," kenang Fatoni.
Namun pengalaman buruk itu justru semakin melecut pria kelahiran 4 April 1982 ini untuk mendalami ilmu berbisnis. Begitu lulus SMA, Toni melamutkan kuliah di Jakarta hingga meraih gelar magister manajemen.
Merasa ilmunya sudah mumpuni. Fatoni membuka , perusahaan patungan bidang konstruksi dan penerbitan bersama sahabatnya. Tapi sayang, usaha ini gagal. Saat itu Fatoni sempat meratapi kegagalannya itu.
Tapi ia juga tidak mau berlama-lama larut didalam kesedihan. Fatoni berusaha bangkit kembali dengan mencoba mencari pekerjaan di Jakarta. Tetapi Ibukota tak mampu memberi harapan masa depan untuk Fatoni. Ketika itu, Fatoni sempat melamar ke perusahaan otomotif dan perbankan, namun dua perusahaan itu tak memberinya kesempatan.
Gagal mencari pekerjaan di Jakarta, Fatoni pun terpaksa mudik ke rumah orangtuanya di Purwokerto. Di kampung, Fatoni juga tak memiliki pekerjaan tapi dia tetap percaya diri menikahi gadis impiannya, Lita Desita Permatasari. Walaupun tidak memiliki penghasilan tetap, jodoh saya ternyata datang," ujarnya, senang.
Dengan sang isteri, Fatoni pun memulai lembaran baru dalam hidupnya. Karena tidak memiliki pekerjaan, Fatoni sempat menemui kegagalan berbisnis konstruksidan penerbitan. Fatoni mengisi hari-harinya membantu usaha mertua berbisnis rumah makan.
Saat membantu bisnis keluarga istrinya itulah Fatoni mendapatkan inspirasi untuk berbisnis makanan. Apalagi mertua dan istrinya mahir memasak. Guna mewujudkan impian bisnisnya itu, Fatoni berusaha mencari informasi lengkap tentang peluang usaha makanan dari berbagai lileratur. Dari situlah, Fatoni menemukan konsep bisnis waralaba. "Konsep ini saya diskusikan dengan istri, temyata dia setuju," ujar Fatoni.
Setelah konsep bisnis selesai, Fatoni masih bingung, kira-kira makanan apa yang bisa dijual dan laris manis sehingga dengan gampang bisa diwaralabakan. "Kebetulan ketika itu isteri saya memasak jamur goreng dan rasanya enak. Saya pikir, inilah menu yang pas untuk usaha saya," cerita Fatoni, panjang lebar.
Fatoni mulai bereksperimen. Dia meminta sang isteri untuk membuat jamur goreng namun dengan aneka varian rasa. Dan temyata, jamur goreng dengan aneka rasa ini memang enak bila jamur digoreng kering dan garing renyah.
Lita Desita, isteri Fatoni, menambahkan, dia bersama suaminya tidak memerlukan waktu lama untuk mengeksekusi wirausaha jamur kriuk itu. Setelah konsepnya matang dan produknya sudah ada, kami langsung membuka usaha jamur ini," terang Lita
Temyata, perhitungan Fatoni benar, jamur goreng itu laris manis. Berkat pergaulan Fatoni yang luwes, para terwaralaba pun berdatangan. Mereka ingin berbisnis jamur goreng yang kemudian diberi nama Jamur Kriuk
Dalam pandangan sang istri, Fatoni memang sosok yang mudah bergaul. Itulah sebabnya, dia tak kesulitan menjaring investor untuk mengembangkan bisnis. Namun, Lita juga menyadari kelemahan sang suami yang mudah percaya kepada orang lain. Ini sering disalahgunakan." kata lita
Lita menilai kesuksesan suaminya itu tidak lepas dari kerja keras mereka setelah hidup bersama "Sebagai kepala keluarga, dia tidak mau ambil keputusan sendiri, tapi selalu lewat diskusi dulu," ungkap Lita
Sumber: Harian Kontan
Kisah Sukses Aburizal Bakrie
Pengusaha kelahiran Jakarta, 15
November 1946 ini disebut oleh Globe Asia, majalah ekonomi lokal berbahasa
Inggris, sebagai orang terkaya se Asia Tenggara. Kabarnya, kekayaan Ical
mencapai 9,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 84,6 triliun. Dia pengusaha yang
terbilang paling gemilang pada sepuluh tahun reformasi di Indonesia. Selain
bisa keluar dari krisis ekonomi yang mengancam perusahaannya Bakrie Grup, malah
menduduki posisi penting di pemerintahan dan dalam tempo singkat semakin kaya.
Menurut Globe Asia, dengan jumlah
kekayaan sebanyak itu, berarti kekayaan mantan anggota MPR RI (1993-1998) ini
lebih “wah” dibandingkan dengan harta kekayaan Robert Kuok (orang terkaya di
Malaysia – memiliki 7,6 miliar dolar AS), Teng Fong (terkaya di Singapura –
memiliki 6,7 miliar dolar AS), Chaleo Yoovidya (terkaya di Thailand – memiliki
3,5 miliar dolar AS), dan Jaime Zobel de Ayala (terkaya di Filipina – memiliki
2 miliar dolar AS).Dari manakah Ical memiliki kekayaan yang melimpah ruah?
Di bawah grup perusahaan Bakrie yang
dipimpinnya, Ical mempunyai beragam bidang usaha: pertambangan batubara,
perkebunan, minyak, properti, telekomunikasi, dan media massa. Di tahun 2008
ini saja, kabarnya, perusahaannya mendulang keuntungan yang tidak sedikit dari
melonjaknya harga energi dan komoditas.
Mantan Presiden of Asean Chamber of
Commerce & Industry ini, memang masih menghadapi masalah dengan salah satu
perusahaannya (PT Lapindo Brantas) terkait meluapnya lumpur panas di Sidoarjo,
Jawa Timur. Namun, hal tersebut tidak membuat bisnis yang dijalankan keluarga
Bakrie terhenti. Tampaknya, grup perusahaan Bakrie terlalu tangguh untuk bisa
dilumpuhkan hanya dengan semburan lumpur panas. Dengan gagah, grup perusahaan
Bakrie tetap melangkah, maju ke depan.
Menurut publisher Globe Asia Tanri
Abeng, alumni ITB itu berhasil meraih kekayaan yang melimpah berkat strategi
bisnis yang diterapkannya. Dengan kepiawaiannya mengelola aset yang dimiliki
perusahaan, termasuk melalui modal pinjaman, Ical mampu membangun usaha demi
usaha hingga bisnisnya menggurita.
“Jadi, kalau dia awalnya punya aset
100, dijadikan jaminan untuk meminjam 400. Tapi, hasil dari 400 itu untungnya
sangat besar. Itu yang digunakan untuk membayar,” ujarnya.
Tanri, mantan manejer satu milyar
Bakrie Grup mengakui, dirinya sama sekali tidak merasa heran melihat keberhasilan
Ical menjadi orang terkaya di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Pasalnya,
mantan Menko Perekonomian itu sangat lihai dalam melihat peluang investasi di
Indonesia dan pandai dalam itung-itungan bisnis. “Dia itu pintar sekali
itung-itungannya,” puji Tanri.
Aburizal Bakrie boleh berbangga
dengan penobatan dirinya sebagai orang terkaya di Indonesia dan se-Asia
Tenggara. Tapi, yang menjadi kebanggaan itu sejatinya bukanlah semata-mata
terletak dari besarnya kekayaan yang dimiliki. Melainkan, lebih kepada prestasi
dalam membangun serta memajukan beragam bidang usaha.
Sebab, dengan begitu, berarti ia dan
keluarganya telah menunjukan peran yang cukup besar dalam memajukan roda
perekonomian nasional, khususnya menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
Kalaulah kebanggaan itu hanya karena
banyaknya kekayaan yang dimiliki, barangkali, seorang koruptorlah yang paling
“pantas” merasakan kebanggaan tersebut. Pasalnya, ia memang hanya memikirkan
dirinya. Dia, bagai benalu yang sama sekali tidak memberi manfaat. Malah,
menimbulkan mudharat.
Sungguh, tidak ada yang salah
menjadi orang terkaya selama ditempuh dengan cara-cara yang elegan. Apalagi,
kedudukan menjadi orang terkaya itu tercapai melalui upaya yang profesional,
serta berdampak pada manfaat yang bisa dirasakan orang banyak. Bukan malah
sebaliknya.
7 Prinsip Penting Kesuksesan
Aburizal Bakrie
Prinsip tersebut adalah:
Prinsip 1. Jangan pernah menyerah.
Semua orang pasti mengalami kesulitan, problems. Tapi mereka yang sukses adalah
mereka yang tidak pernah menyerah menghadapi setiap persoalan. Fainna ma al
yusri yusron, wa inna ma al yusri yusron: dibalik setiap kesulitan, selalu ada
jalan keluar.
Prinsip 2. Jangan pernah berhenti
belajar, never stop learning. Wisuda bukanlah suatu akhir, tetapi justru sebuah
awal dari proses panjang untuk belajar terus-menerus. Kunci kemajuan sebuah
bangsa adalah ilmu pengetahuan, dan ia tidak mengenal usia karena ia berkembang
terus menerus.
Prinsip 3. Jangan berada dalam
gelap, jangan bawa dirimu dalam kegelapan. Do not bring yourself into the
darkness. Kegelapan bisa berarti macam-macam: narkoba, kegagalan yang terus
berlanjut, kemalasan, pesimisme, ketidakdisiplinan, dsb. Carilah jalan yang
terang, terangilah sekelilingmu. Sebab dalam kegelapan, bahkan bayanganmu pun
akan meninggalkanmu.
Prinsip 4. Be the best dimanapun
Anda berada, jadilah yang terbaik, berikan yang terbaik, usahakan yang terbaik.
Jangan pilih-pilih: kalau jadi guru, guru yang terbaik, kalau jadi insinyur,
insinyur yang terbaik. Kalau jadi manajer, manajer yang terbaik, and so on.
Prinsip 5. Entrepreneurship. Yang
menentukan bagi sukses seorang entrepreneur adalah kemauan, tekad, kesungguhan,
dan kreatifitas, bukan besarnya modal, warisan atau pemberian orang. Modal
besar gampang habis di tangan seseorang yang tidak kreatif dan tidak
bersungguh-sungguh. Sebaliknya, sekecil apapun modal di tangan, ia akan menjadi
besar dengan usaha yang sungguh-sungguh, pantang menyerah dan penuh kreatifitas
dan kemampuan inovatif.
Prinsip 6. Networking. Bangunlah
jaringan perkawanan seluas-luasnya, sejak awal di usia muda. We never know what
future we will have. Tapi bersiaplah, bergaullah seluas-luasnya, buka
kesempatan dengan mengenal semakin banyak orang di kalangan yang beragam.
Prinsip 7. Meyakini bantuan Allah
akan datang manakala kita mau berusaha.
Jika Anda tersentuh dengan cerita di
atas, tolong “share” cerita ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat
memetik hikmah yang ada pada cerita di atas.
Semoga dapat bermanfaat bagi
kehidupan kita, dan semoga bisa memotivasikan kita untuk bisa menjadi pengusaha yang SUKSES aamiinn :) . Terimakasih
Sumber : topmotivasi.com

0 komentar:
Posting Komentar